materi bimbingan manasik dan perjalanan haji

62 slides
1.95 MB
921 views

Similar Presentations

Presentation Transcript

1

MATERI BIMBINGAN MANASIK DAN PERJALANAN HAJI Oleh Drs.H. Efrizal Syarif Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Prov.Sumatera Barat SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

2

Ibadah haji adalah panggilan Allah SWT bagi seorang muslim yang istitha’ah dalam rangka memenuhi rukun Islam yang kelima. Perjalanan ibadah haji memerlukan persiapan-persiapan yang memadai karena terkait dengan waktu dan jarak tempuh yang cukup melelahkan, antara lain: I. PERSIAPAN KEBERANGKATAN HAJISEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

3

*Fisik yang sehat dan bekal/biaya yang cukup. Kesiapan mental yang baik, keyakinan yang kuat dan ilmu manasik yang memadai Memperhatikan peraturan yang berlaku dan mengikuti petunjuk petugas haji. Berbekal Taqwa dan Tawakkal serta berserahdiri kepada Allah SWT. SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

4

Allah SWT menegaskan dalam al-Quran: Surat Ali Imran ayat 97: …وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً…“...mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah...”Surat al-Baqarah ayat 197:وَتَزَوَّدُواْ فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الأَلْبَابِ … ” ………Ber-bekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal…"… SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

5

Surat al-Hajj ayat 27 dan 28:وَأَذِّن فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالا وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ.لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ… “27. Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh. 28. Supaya mereka menyaksikan berbagai manfa’at bagi mereka…”SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

6

II PROSES PELAKSANAAN IBADAH HAJIAda 3 macam cara pelaksanaan haji (Haji Tamattu, Ifrad dan Qiran) Pelaksanaan Ihram:Diawali dengan mandi sunat Shalat sunat Ihram 2 rakaat Niat Ihram (umrah atau haji, atau haji dan umrah sekaligus) di Miqat Membaca Talbiyah لَبَّيْكَ اَللّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ اِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَDIREKTORAT PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

7

  Thawaf Umrah, Thawaf Ifadhah, Thawaf Sunat dan Thawaf Wada. Syarat sahnya thawaf: Suci dari hadas besar dan kecil Dimulai dan diakhiri di rukun Hajar Aswad Dilaksanakan sebanyak 7 kali putaran Di dalam Masjidil Haram Jika ragu hitungan putaran thawaf, ambillah hitungan yang lebih sedikit.C. ThawafDIREKTORAT PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

8

4) Posisi Baitullah berada di sebelah kiri 5) Membaca doa Thawaf 6) Shalat sunat Thawaf اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ  "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit” Doa minum air Zamzam SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

9

D. Sa’i (7 kali perjalanan)Dilaksanakan setelah Thawaf, dimulai dari bukit Safa dan berakhir di bukit Marwah. SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

10

Di antara 2 (dua) pilar hijau/lampu hijau disunatkan berlari-lari kecil bagi laki-laki. Tidak ada Sa’i sunatSEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

11

Tahallul (ditandai dengan menggunting rambut)Dapat dilaksanakan di bukit Marwah atau di pondokan. Bagi laki-laki dapat menggunting atau mencukur rambut Bagi wanita cukup menggunting rambut saja. SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

12

F. Wukuf di Arafah )rukun) الحج عرفة Berangkat menuju Arafah tanggal 8 Dzulhijjah dengan niat haji bagi haji tamattu Menempati kemah di Arafah yang telah ditentukan. Pelaksanaan Wukuf tanggal 9 Dzulhijjah dari ba’da Zuhur sampai dengan sebelum terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah. SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH Artinya: Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah, Rasulullah shallahu ‘alaihi wassalam bersabda: Haji itu Arafah, barang siapa mendapatkan (wukuf) di Arafah, maka ia mendapatkan haji (H. R. al-Bukhari Muslim).عَنْ جُبَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ: رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الحَجُّ عَرَفَةُ فَمَنْ أَدْرَكَ عَرَفَةَ فَقَدْ أَدْرَكَ اْلحَجَّ (متفق عليه)

13

Amalan ibadah selama Wukuf: berdoa, membaca al-Quran, Tahlil dan Istighfar serta berzikir. Kadar lamanya pelaksanaan Wukuf: Imam Syafi’I : Sesaat Imam Maliki : Menemui siang dan malam (rukun) Imam Hanafi : Menemui siang dan malam (wajib) Meninggalkan arafah menuju muzdalifah setelah shalat jama taqdim qasar magrib dan isya.SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH Tenda Arafah

14

Menuju Mina dan melontar Jamrah Aqabah. Menggunting/memotong rambut ( Tahallul awal ). SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

15

Dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah (malam hari). Berzikir dan mencari batu kerikil sebanyak 49/70.   G. Mabit di Muzdalifah SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

16

H. Mabit di Mina Mabit di Mina/perluasan mina pada malam tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah Amalan ibadah selama mabit dimina : berdoa, membaca al-Quran, Tahlil dan Istiqhfar serta berdzikir.   SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

17

Waktu melontar diatur oleh Muassasah/Maktab Ba’da Zawal Qobla Zawal Malam Hari  Melontar Jamrah pada tanggal 11, 12 dan 13 DzulhijjahSEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

18

Nafar awal (meninggalkan Mina menuju ke Makkah) pada tanggal 12 Dzulhijjah dan Nafar Tsani pada tanggal 13 Dzulhijjah.SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

19

J. Tawaf Ifadah Tawaf ifadah dan Sa’i dilaksanakan setelah tiba di Makkah (Tahallul Tsani). Tawaf Wada (tanpa Sa’i) dilaksanakan sebelum meninggalkan Makkah menuju ke Madinah atau ketanah air.SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

20

III. MAKNA IBADAH HAJI (yang dapat dijadikan pelajaran dan renungan) Menegaskan kembali bahwa Islam sebagai Agama Monoteisme (agama Tauhid), sebagaimana dikumandangkan dalam lafadz Talbiyah لَبَّيْكَ اَللّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ اِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ“Memperkenankan panggilan-Mu ya Allah, Memperkenankan panggilan-Mu! Memperkenankan panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, Memperkenankan panggilan-Mu! Sesungguhnya segala pujian, karunia dan kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu!” SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

21

Haji mengandung nilai “kesamaan derajat manusia” tanpa melihat jabatan, kedudukan, pangkat dan jabatan manusia, dan halm ini dilambangkan dengan pakaian Ihram yang sama.   Ibadah Haji mengangkat nilai solidaritas sosial masyarakat, yang dilambangkan dengan DAM dan KURBAN.   Ibadah Haji juga bermakna gerakan pemasyarakatan al-Quran sebagai wahyu terakhir yang turun di Padang Arafah pada Haji Wada: Surat al-Maidah ayat 3: الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلامَ دِينًا “...pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian, dan Aku sempurnakan nikmat-Ku atas kalian dan Aku ridha Islam sebagai agama kalian...” ......SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

22

* IV. Permasalahan dalam Manasik Haji1. Ihram Haji / UmrahMenurut ketentuan Manasik, niat ihram wajib dilaksanakan di Miqat. Jika melewati Miqat tanpa niat Ihram maka harus menempuh cara :a. Kembali ke Miqat semula yang telah dilaluinyab. Berihram di tempat ia teringat, tidak perlu kembali ke Miqat tetapi wajib membayar dam. c. Mengambil Miqat Haji yang lebih dekat.Jika kembali ke Miqat setelah niat ihram maka menurut Imam Malik sah ihramnya dan tidak dikenakan dam asalkan belum melaksanakan salah satu kegiatan ibadah umrah atau haji. SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH

23

Menurut mazhab Syafi’i dan Hambali tetap dikenakan Dam baik kembali ke Miqat semula atau tidak (Al Majmu’syarah Mutazab Jilid 7 hal. 68 – 69 ).2. Merubah NiatMerubah niat dari Haji ke Umrah atau sebaliknya diperbolehkan dan tidak disyaratkan kembali ke Miqat.SEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH وقد قام الإمام أحمد رحمه الله: فسخ الحج إلى العمرة عندي ثمانية عشر حديثا صحيحا كلها فى فسخ الحج، ويفسخ الحج إلى العمرة من المفرد والقارن يكون حكمها حكم المتمتعين فى وجوب الدم وغيره (أوضح المسالك، ص 29)

24

Ihram bersyarat adalah niat ihram yang disertai dengan persyaratan, hal ini dilakukan karena ada kekhawatiran ibadah Haji atau Umrahnya akan terhalang oleh suatu masyaqat atau penyakit, sebagaimana Hadist Nabi dari Aisyah yang diriwayatkan Imam Muslim : 3. Ihram BersyaratDIREKTORAT PEMBINAAN HAJI DAN UMRAHيَا رسولَ الله إِنّـِى أُرِيْدُ الْحَجَّ وَأَناَ شاَكِيَةٌ، فقالَ النبي صلى الله عليه وسلم: حُجّـِى وَاشْتِرِطِي إنَّ مَحِلّـِى حَيْثُ حَبَسْتَنِى (رواه مسلم)

25

Hukum Isythirat terdapat 4 pendapat :Mazhab Syafi’i menyatakan Jawaz Mazhab Hambali menyatakan Mustahab Mazhab Hanafi dan Maliki menyatakan tidak baik Mazhab Ibnu Hazm menyatakan wajib. Apabila hal tersebut terjadi dan yang bersangkutan bertahallul maka dia tidak wajib membayar Dam. (Al-Mughni Fi fiqhil Hajj Wal Umrah hal. 195).DIREKTORAT PEMBINAAN HAJI DAN UMRAHواختلف أهل العلم فى حكم الإشتراط إلى أربعة أقوال: أحدها جوازه وهو المشهور من مذهب الشافعي. والثانى استحبابه وهو مذهب أحمد. والثالث إيجابه وإليه مذهب ابن حزم. والرابع إنكاره وهو مذهب الحنفية والمالكية (المغنى فى فقه الحج والعمرة، ص 82)

26

Para Ulama sepakat bahwa setelah berihram, haram memakai wangi - wangian (baik di badan maupun pada pakaian ihram). Menurut Madzhab Syafii dan Hambali, boleh mandi dengan menggunakan sabun mandi. Menurut Madzhab Maliki boleh mandi hanya untuk mendinginkan badan bukan untuk membersihkan. Sedangkan menurut Madzhab Hanafi tidak dibolehkan. 4. Memakai wangi-wangian setelah berihramSEKSI PEMBINAAN HAJI DAN UMRAH تحريم مس الطيب بالإتفاق، وكذا قصد شمه عند الحنابلة ويكره عند غيرهم. وتحريم الادهان بالزيوت مطلقا عند أبي حنيفة والمالكية، وبالدهن المطيب عند الحنابلة، دون غير المطيب ودهن الشعر والرأس فقط مطلقا عند الشافعية ولو بغير مطيب. ويجوز الإغتسال ولو بالصابون عند الشافعية والحنابلة. ولا يجوز بالصابون ونحوه عند الحنفية. ويغتسل عند المالكية لتبرّد لا للتنظيف (الفقه الإسلامي وأدلته، ج 3 ص 239)

Browse More Presentations

Last Updated: 8th March 2018

Recommended PPTs