dinamika dalam pelaksanaan ibadah haji

37 slides
0.49 MB
512 views

Similar Presentations

Presentation Transcript

1

DINAMIKA DALAM PELAKSANAAN IBADAH HAJIUNIVERSITAS NEGERI MALANG 3 SEPTEMBER 2009Oleh DAWUD

2

I. PILIHAN-PILIHAN AMALAN DALAM IBADAH HAJI

3

1. PENGUASAAN MANASIK HAJISYARI’AT HAJI: SEDERHANA & MUDAH  TIAP INDIVIDU DAPAT MENGUASAINYA UMRAH: BERIHRAM, THAWAF, SA’I, TAHALLUL (8—14 JAM SELESAI, BERGANTUNG DARI MANAMIQAT MAKANI) HAJI: BERIHRAM, WUKUF, MABIT DI MUZDALIFAH, MELONTAR JUMRAH AQOBAH, TAHALLUL AWAL, MABIT DI MINA, MELONTAR 3 JUMROH, THAWAF IFADHAH, SA’I, TAHALLUL TSANI (5—7 HARI SELESAI), DIAKHIRI DENGAN THAWAF WADA’

4

MANDIRILAH DALAM PENGUASAAN SYARI’AT HAJI. HINDARI BERGANTUNG PADA ORANG LAIN: KETUA REGU, KETUA ROMBONGAN, KETUA KBIH HATI-HATI TERHADAP EKSPLOITASI ATAS NAMA BIMBINGAN MANASIK HAJI!

5

2. NIAT HAJISEMATA KARENA ALLAH & MENGESAKAN ALLAH HATI-HATI SINYALEMEN NABI ATAS BERAGAMNYA NIAT HAJI: UNTUK AMBIL KEUNTUNGAN DUNIAWI (TIJARAH) UNTUK PAMER (SHUM’AH): MISAL TITEL, FREKUENSI UNTUK REKREASI (ZIARAH)

6

3. DI PESAWAT TANPA DEBU: TAYAMUM ATAU WUDLU?PERJALANAN DARI TANAH AIR KE MADINAH/JEDDAH: SEKITAR 11 JAM SHALAT DI PESAWAT SAMBIL DUDUK  KE MANA PUN ARAH PESAWAT JAMA’ & QASHAR AIR DI PESAWAT TERBATAS & KAMAR KECIL HARUS TETAP BERSIH & KERING TAYAMUM DGN “DEBU” YANG ADA PENDAPAT: ADA YANG BERPENDAPAT ITU SUDAH CUKUP ADA YANG BERPENDAPAT: SHALAT ITU “LIKURMATIL WAKTI” ‘UNTUK MENGHORMATI/MENEPATI WAKTU, KARENA ITU TIBA DI TEMPAT & WAKTU LUANG”: SEGERA SHALAT LAGI

7

4. JENIS HAJITIGA JENIS PELAKSANAAN HAJI IFRAD: HAJI DULU, KEMUDIAN UMRAH (RASUL LAKUKAN) QIRAN: HAJI & UMRAH DILAKSANAKAN SEKALIGUS (RASUL BOLEHKAN) TAMATTU’: UMRAH DULU, KEMUDIAN HAJI (RASUL ANJURKAN) TIDAK PERLU DIPERDEBATKAN: MANA YANG PALING BENAR, PALING UTAMA PILIH SESUAI DENGAN KONDISI SARAN UNTUK JAMA’AH HAJI INDONESIA: PILIH TAMATTU’

8

5. MIQAT MAKANIGELOMBANG I: MIQAT MAKANI PASTI DI ZUL HUALIFAH (MASJID BIR ALI) DI PINGGIR BARAT DAYA MADINAH, JALAN KELUAR MENJU MAKKAH GELOMBANG II DI PESAWAT SAAT PESAWAT LURUS DGN YALAMLAM / QARNIL MANAZIL DI BANDARA KING ABDUL AZIZ JEDDAH BUKU DEPAG MEMBOLEHKAN DI BANDARA KING ABDUL AZIZ, BUKU CETAKAN SAUDIA TIDAK MEMBOLEHKAN TIDAK PERLU DIPERDEBATKAN: PILIH SALAH SATU SESUAI DENGAN “IJTIHAD ANDA”

9

6. THAWAF & SA’I “PERTAMA”YANG PALING MENDEBARKAN ADALAH SAAT MELIHAT MASJIDIL HARAM MAKKAH & KA’BAH SAAT BARU PERTAMA KALI MELAKSANAKAN UMRAH KECENDERUNGAN TEGESA-GESA (KEMRUNGSUNG, Jw): TIDAK MAU ORIENTASI LAPANGAN SARAN UNTUK THAWAF PERTAMA MASUK MASJIDIL HARAM DGN TENANG ISTIRAHAT DULU (10—15 MENIT) DI PINGGIRAN PUTARAN TAHAWAF AMATI KA’BAH, CERMATI TEMPAT MENGAWALI & MENGHAKHIRI THAWAF, LIHAT TATA CARA ORANG THAWAF USAI ITU, MASUK PUSARAN ORANG THAWAF, IKUTI ARUS DULU, SEJAJAR DENGAN POJOK HAJAR ASWAD, MULAILAH TAHWAF. JANGAN SEKALI-KALI MELAWAN ARUS!

10

SARAN UNTUK SA’I PERTAMA MASUK KE MAS’A (TEMPAT SA’I) AMATI “BUKIT” SHAFA & MARWA SERTA JALUR BERJALAN & LARI-LARI KECIL MASUK IKUTI ARUS YANG MENUJU SHAFA. SAMPAI DI SHAFA, NIAT DAN MULAI SA’I

11

7. APRESIASI THD KA’BAHPENGAMATAN ATAS PERILAKU MANUSIA KA’BAH SEBAGAI ARAH KIBLAT UNTUK SALAT & THAWAF. KA’BAH ADALAH MAKHLUK ALLAH. SALAT & THAWAF ADALAH MENYEMBAH ALLAH, BUKAN MENYEMBAH KA’BAH KA’BAH BERNILAI “MAGIS”  DI USAP-USAP DG KOPYAH, SORBAN, BAHKAN DULU ADA KISAH: KAIN KISWAHNYA DIPOTONG UNTUK PENGLARIS & AZIMAT SARAN: PENEKANAN TALBIYAH ADALAH MEMAHATUNGGALKAN ALLAH, KARENA ITU HINDARI PERILAKU YANG DAPAT MENGARAHKAN SYIRIK, TERMASUK PERILAKU TERHADAP KA’BAH!

12

8. DO’A SAAT THAWAFJENIS DAN TATA CARA BERDOA’A BERDO’A DALAM HATI, DO’A DARI QUR’AN, HADITS, DAN DO’A MUTLAQ (DLM BAHASA SENDIRI) BERDO’A DENGAN KERAS, DO’A DARI TUNTUNAN TERTENTU, TIAP PUTARAN DENGAN DO’A YANG BERBEDA. SARAN: DO’A DALAM HATI

13

9. MENCIUM HAJAR ASWADPRINSIP DASAR MENCIUM HAJAR ASWAD ADALAH SUNNAH MENHORMATI ORANG LAIN ADALAH WAJIB MENYAKITI ORANG LAIN ADALAH HARAM PERILAKU ORANG CUKUP CIUM JAUH ANTRI PANJANG UNTUK MENCIUM LANGSUNG MENYEWA ORANG UNTUK MEMBANTU MENCIUM LANGSUNG (50—250 REAL)

14

INGAT DIALOG UMAR BIN KHATTAB & ALI YANG INTINYA KURANG LEBIH SBB UMAR: “Kau adalah batu seperti batu lainnya. Andai Nabi tidak menciummu, aku nggak sudi menciummu”. ALI: “Tidak begitu, ya Amirul Mukminin. Hajar Aswad adalah batu dari surga. Dia akan menjadi saksi atas thawaf kita”

15

10. TEMPAT THAWAFAREA AREA PUTARAN DEKAT KA’BAH LANTAI II & III PUTARAN JAUH DARI KA’BAH AREA PUTRAN DEKAT KA’BAH PENUH SESAK SETIAP SAAT LANTARI II & III RELATIF LONGGAR, KECUALI MUSIM PUNCAK PENGAMATAN: LANTARI II & III 90 PERSEN DIDOMINASI ORANG ARAB, TURKI; 8 PERSEN JAMAAH ASIA; SEKITAR 2 PERSEN SAJA JAMAAH INDONESIA SEKEDAR ANEKDOT: LIHAT DI MALL ATAU PASAR SWALAYAN: PROPORSI BISA SEBALIKNYA

16

11. THAWAF ATAU UMRAH SUNNAHSAAT MENUNGGU MUSIM HAJI TIBA, ADA YANG MEMPERBANYAK THAWAF (INGAT THAWAF HANYA BISA DILAKSANAKAN DI MASJIDIL HARAM MAKKAH) MEMPERBANYAK UMRAH SUNNAH (BERPAKAIAN IHRAM DARI MAKTAB, NAIK TAKSI KE JI’RANA ATAU TAN’IM, NIAT IHRAM, BALIK LAGI NAIK TAKSI KE MASJIDIL HARAM, THAWAF, SA’I, DAN TAHALLUL ADA HADIS YANG MENYEBUT YANG MAKNANYA LEBIH KURANG “ALLAH MENGAMPUNI DOSA YANG DILAKUKAN DI ANTARA DUA UMRAHNYA”. ADA YANG MENAFSIRKAN DUA UMRAH ITU, DI LUAR MUSIM HAJI DUA UMRAH ITU, WAKTU KAPAN PUN

17

12. PEMANFAATAN TEMPAT MUSTAJABAHTEMPAT MUSTAJABAH MASJIDIL HARAM MAKKH: MULTAZAM (DEPAN PINTU KA’BAH), HIJIR ISMAIL, BELAKANG-SETENTANG MAQAM IBRAHIM MASJID NABAWI: RAUDLAH FENOMENA PERILAKU ORANG KUASAI SECEPATNYA, MANFAATKAN SELAMA MUNGKIN PEROLEH SEWAJARNYA, MANFAATKAN SECUKUPNYA, MEMBERI KESEMPATAN ORANG LAIN TEMPAT MUSTAJABAH PENTING: ARAFAH SAAT WUKUF, MUZDALIFAH SAAT MABIT, DAN MINA

18

12. WUKUFWUKUF ADALAH INTI HAJI, YAKNI IBADAH KEPADA ALLAH YANG DILAKUKAN DENGAN “DIAM” YANG DIISI DENGAN ZIKIR, DOA, MUNAJAT, DAN MUHASABAH WAKTU: 9 ZULHIJJAH MULAI DLUHUR SAMPAI DENGAN MASUK MAGHRIB WAKTU SINGKAT SEKALI: HARUS DIMANFAATKAN SEBAIK-BAINYA UNTUK WUKUF TIGA KEUTAMAAN TEMPAT MUSTAJABAH WAKTU MUSTAJABAH TIADA HIJAB (PENGHALANG) ANTARA ALLAH DENGAN HAMBA-NYA YANG BERIBADAH WUKUF DI ARAFAH.

19

13. NAFAR AWAL ATAU NAFAR TSANINAFAR NAFAR AWAL: MENGINAP DI MINA TANGGAL 10 & 11 ZULHIJJAH MALAM, DAN TANGGAL 12 SIANG / SORE SEBELUM MAGRIB SUDAH KEMBALI KE MAKKAH. NAFAR TSANI: MENGINAP DI MINA TANGGAL 10, 11, 12 ZULHIJJAH MALAM, DAN TANGGAL 13 SIANG / SORE SEBELUM MAGRIB SUDAH KEMBALI KE MAKKAH. MAKTAB LEBIH SENANG JAMAAH AMBIL NAFAR AWAL  UNTUNG RIBUAN REAL DARI KONSUMSI SARAN: JAMA’AH GELOMBANG I, KLOTER AWAL SEBAIKNYA AMBIL NAFAR AWAL KESEPAKATAN PIMPINAN ROMBONGAN & REGU DGN JAMA’AH PERLU DIAMBIL UNTUK JAMA’AH GELOMBANG I KLOTER AKHIR ATAU JAMA’AH GELOMBANG II. PERTIMBANGKAN JARAK KEMAH DI MINA DGN JAMARAT & KESEHATAN UMUM JAMA’AH

20

14. THAWAF IFADLAHUSAI TAHALLUL AWAL TANGGAL 10 ZULHIJJAH, DAPAT KEMBALI KE MASJIDIL HARAM UNTUK LANGSUNG THAWAF IFADLAH, SA’I DAN TAHALLUL AKHIR (INI SANGAT BERAT, LAMA, MELELAHKAN, BISA TERSESAT, TERTUAMA JAMAAH YANG BARU PERTAMA HAJI) USAI NAFAR AWAL ATAU NAFAR TSANI, SETIBANYA DI MAKKAH LAGI BARU MELAKUKAN THAWAF IFADLAH, SA’I, DAN TAHALLUL AKHIR (INI YANG LEBIH MUDAH UNTUK PADA UMUMNYA JAMA’AH)

21

II. MITOS, BUALAN, & SUNNATULLAH

22

1. DOSA DI TANAH AIR DIBALAS LANGSUNG DI TANAH SUCI?ADA ANGGAPAN DI TANAH HARAM (MAKKAH & MADINAH) ITU “ANGKER” BAGI ORANG YANG PENUH DOSA, TERMASUK DOSA BAWAAN DARI TANAH AIR PERLU DICATAT: SEMUA IBADAH, TERMASUK IBADAH HAJI, SALAH SATU NILAINYA ADALAH UNTUK TAUBATAN NASUHA & PENGHAPUS DOSA DI MASA LALU  BUKAN AJANG PEMBALASAN LANGSUNG!

23

2. TAKABBUR = CELAKAORANG SOMBONG (TAKABBUR) CENDERUNG MEREMEHKAN PIHAK LAIN (TERMASUK TUHAN) & CENDERUNG CEROBOH, TIDAK HATI-HATI, TIDAK CERMAT. DI MANA PUN, ORANG SEPERTI ITU MUDAH CELAKA, APALAGI DI TANAH HARAM!

24

3. BINGUNG TOPOGRAFI MAKKAH BERBUKIT-BUKIT, AREA “MELINGKAR” DNG PUSATNYA DI MASJIDIL HARAM YANG JUGA BERBENTUK “LINGKARAN” DI DALAM MASJID: BELOK SEDIKIT, SUDAH MELENCENG JAUH SEKIAN DERAJAT DARI TITIK AWAL ORANG MASUK MASJID DI JALAN: SEBAGIAN BESAR JALAN DI MAKKAH MENUJU KE LUAR KOTA; JARANG SEKALI PERTENGAHAN JALAN DI KOTA MAKKAH BERTEMU LAGI DENGAN JALAN LAIN DI SEBELAHNYA! SARAN: JIKA TERSESAT, KEMBALI KE MASJIDIL HARAM MAKKAH, RUNUT KEMBALI TITIK AWAL MENUJU KE TAMPAT YANG DIHAFAL KETIKA PERTAMA KALI DATANG, USAHAKAN ORIENTASI MEDAN, KENALI MAKTAB DAN MASJIDIL HARAM  HINDARI “KEMERUH”

25

4. IKHLAS = BERSEDIA DIPERLAKUKAN ORANG LAIN SEMAU LOE?SALAH SATU BEKAL UTAMA KEJIWAAN YANG DIDENGUNG-DENGUNGKAN ADALAH: SABAR, IKHLAS, NRIMAN, NGALAH PERLU DICATAT BAHWA PRINSIP ITU TIDAK SELAMANYA BERLAKU TERKAIT DENGAN HAK JAMA’AH FASILITAS AKOMODASI & KONSUMSI YANG TELAH DIBAYARKAN (HOTEL, TEMPAT TIDUR, TRANSPORTASI, AIR) KEAKURATAN DAM & SEMBELIHAN HEWAN: HARUS DILIHAT SENDIRI/WAKIL BAHWA JENIS & PERSYARATAN HEWAN DAM/KURBAN TERPENUHI. AWAS ADA PENIPU LHO DI SANA!

26

5. STEOROTIP THD ETNIS TERTENTU(SUKU) BANGSA TERTENTU DI-”CAP” KASAR, BAU, MENANG SENDIRI KARAKTERISTIK KHUSUS MEMANG ADA KARENA BUDAYA. KARAKTERSITIK UMUM: YANG TERDIDIDIK, INTELEKTUAL , DAN RESMI  BERADAB DAN BERMARTABAT KITA HORMATI, MEREKA HORMAT; KITA BANTU, MEREKA MEMBANTU; KITA BERI, MEREKA MEMBERI BAHKAN LEBIH!

Browse More Presentations

Last Updated: 8th March 2018

Recommended PPTs